Like what you read? Share it

Rabu, 23 Desember 2009

Malas menulis

Saya sedang malas menulis saat ini. Sedang tidak ada semangat untuk merangkai kata menjadi kalimat menjadi wacana menjadi berita. Saya diberi tenggat hari ini untuk menyerahkan tulisan. Meski bahannya sudah ada, namun saya masih merasa malas untuk menulis.


Terlalu malas untuk melihat bahan yang ada, mencari poin enak untuk memulai dan merangkai bahan yang ada menjadi suatu tulisan. Dan setelah jadi tinggal kirim ke majalah pemberi tugas. Sebuah majalah kelas atas yang memajang barang-barang yang membelinya perlu menabung berbulan bertahun.
Entahlah. Saat ini saya sedang menjadi pemalas sekali. Bahkan untuk menulis saja jari saya menolak bermain di atas papan kunci. Semangat saya sedang berlibur bersama kreativitas. Meninggalkan saya di sini bersama kemalasan.
Seandainya saya memiliki kunci pengekang semangat dan kreativitas, tak 'kan saya biarkan mereka menikmati kebebasan mereka untuk pergi kesana kemari sesuka hati. Akan saya tempatkan mereka di satu kamar khusus. Dengan begitu, saya akan mudah menemukan dan menggunakan bila saya memerlukan mereka.
Sayang tak ada kunci semacam itu diciptakan. Jadi bila mereka sedang tak ada di tempat, saya harus rela menunggu mereka datang kembali. Bila semangat dan kreatifitas telah kembali, mungkin saya akan memulai menulis lagi. Mungkin.

BacaSelengkapnya...

Sabtu, 18 Juli 2009

Diam

Aku diam bukan karena tak mau bicara
Aku diam karena tidak ingin amarah
Diam bukan berarti takut
Diam tak berarti pengecut
Terkadang…
Diam lebih menakutkan daripada beribu aksara
Yang memuntahkan amarah menahun
Percuma berkata bila yang dihadapi adalah
Manusia tanpa telinga
Percuma bicara bila yang di depan kita adalah
Manusia tanpa harga
Orang bilang Silence is gold
Diam itu emas
Dan bila demikian adanya
Lebih baik saya diam dan
Memberikan emas untuk diri
Daripada bicara
Dan memberikan peluru Untuk amarah BacaSelengkapnya...